Website Edukasi No. 1

Administrasi BK 2022-2023 Dilengkapi Contoh Format

Wikiedukasi – Halo para Konselor? Apakah anda membutuhkan Administrasi BK 2022-2023 versi terbaru Dilengkapi Contoh Format? Tidak perlu membuatnya, sebab semua berkas sesuai kegiatannya dapat didownload pada halaman ini.

Dalam sebuah layanan sekolah layanan administrasi bk termasuk layanan penting yang paling dibutuhkan. Tujuannya pun sebagai perantara yang bisa digunakan untuk membuat pelayanan bk yang diberikan dapat bekerja dengan baik. Terbukti bahwa tidak ada satu sekolah atau yayasan yang tidak menggunakan layanan tersebut. Ingin mengetahui penjelasan lebih lanjut? Berikut ulasannya.

Baca Juga: Administrasi Guru Kelas

Pengertian Administrasi BK

Apa itu Administrasi BK? Penyelenggaraan Bimbingan Konseling (BK) merupakan tata cara yang meliputi perencanaan dan pelaporan kegiatan penyelenggaraan Bimbingan Konseling di sekolah mulai dari SD, SMP sampai dengan SMA. Termasuk kegiatan dokumentasi, yang meliputi tindakan pengurus organisasi bimbingan konseling dalam menjalankan kewajibannya memberikan bantuan dan bimbingan moral dan sosial kepada anak-anak sekolah dan orang tuanya, baik di fasilitas sekolah maupun di rumah-rumah siswa.

Tujuan dari Dokumen Administrasi BK adalah untuk melacak data tentang layanan yang diberikan serta program Bimbingan dan Konseling di sekolah.

Administrasi bimbingan konseling (BK) adalah usaha yang dibuat bertujuan untuk melakukan berbagai material dan individu sehingga tujuan yang akan dicapai bisa terlaksana. Itulah pengertian administrasi bimbingan konseling secara makro berbeda lagi dengan mikro yang dimaksudkan sebagai perantara yang melakukan pengaturan. Pengaturan yang dilakukan pada proses ini memiliki tujuan agar kegiatannya berjalan dengan lancar.

Bimbingan adalah proses seorang guru BK mendampingi siswa dengan menggunakan berbagai prosedur, metode, dan materi agar siswa dapat menjawab tantangan yang dihadapinya.

advertisement

Dokumen Program Kerja Tahunan, Program Kerja Semester, spreadsheet pemberian layanan, dan rencana pelaksanaan layanan semuanya merupakan bagian dari administrasi BK (RPL). Dokumen Tata Usaha BK mendukung kinerja guru Bimbingan dan Konseling dalam memberikan pelayanan kepada siswa.

Proses kegiatan dalam administrasi terdapat laporan buku pribadi siswa yang akan diperiksa oleh kepala sekolah, memungkinkan kerjasama terwujud di dalamnya. Selain itu juga pihak sekolah akan menjadi lebih peka terhadap layanan yang selama ini diberikan. Jadi evaluasi tim pun bisa dilakukan dengan adanya layanan tersebut.

Pada setiap kegiatan yang masuk ke dalam administrasi bk terdapat guru pembimbing yang bertugas untuk memberikan pengarahan. Tidak hanya itu setiap proses yang terjadi di dalamnya harus memperhatikan beberapa prinsip. Berikut prinsip yang harus diperhatikan yaitu:

  • Melaksanakan program bimbingan yang berjalan efektif, sehingga mampu membangun mental peserta didik menjadi kuat.
  • Bersifat vital dan integrasi.
  • Berlandaskan pada minat.
  • Membuat program yang bisa terhubung kepada peserta didik, sehingga sesuai dengan perkembangan anak.
  • Pengaturan dan terlaksana yang terdapat di dalamnya mudah dilakukan.

Itulah pengertian dari salah satu layanan yang ada di sekolah. Memungkinkan pihak sekolah dapat melakukan analisa serta evaluasi terhadap peserta didik. Tak jarang bahkan nilai dari seorang siswa pun bisa dibantu lewat sistem layanan bk yang diterima siswa. Hal tersebut tentu dapat meningkatkan kualitas siswa dan juga sekolah tentunya.

Kegiatan Administrasi

Administrasi adalah kegiatan yang sebelumnya telah diatur atau direncanakan secara tersistem. Kegiatan tersebut pastinya sesuai dengan tujuan yang akan diperoleh, begitu pula dengan administrasi bimbingan konseling. Kegiatan yang terdapat dalam administrasi tersebut pastinya sudah  terprogram, sehingga terdapat beberapa hal pokok di dalamnya. Berikut kegiatan administrasi yang dikerjakan di sekolah yaitu:

1. Mencatat

Hal pertama yang biasanya dilakukan dalam sebuah administrasi yaitu adanya proses pencatatan terkait data pribadi peserta didik. Selanjutnya pihak yang akan mengerjakannya melakukan perhimpunan dalam buku pribadi. Namun dalam melakukan pencatatan tersebut pihak sekolah tidak melakukannya secara acak, tetapi tersistem dan teratur.

2. Menjalankan Studi Kasus

Berikutnya ada studi kasus yang dilakukan atau menganalisis buku peserta didik. Hal tersebut dilakukan oleh para konselor untuk dapat menemukan apakah ada masalah atau kejanggalan. Biasanya akan terdapat beberapa peserta didik yang mengalami permasalahan dan menuangkannya dalam buku pribadi tersebut.

3. Melakukan Olah Data

Pengolahan data yang dilakukan dalam layanan administrasi tersebut cukup banyak di antaranya ada data sosiometri, wawancara, daftar presensi hingga nilai. Selain itu juga ada data kunjungan rumah yang dilakukan oleh pihak sekolah. Hasil dari data yang diperoleh itulah nantinya, peserta didik bisa mendapatkan layanan bk yang sesuai dengan kebutuhannya.

4. Membuat Laporan

Jika semua data yang dibutuhkan terkait peserta didik telah diperoleh, maka selanjutnya yang akan dilakukan yaitu membuat laporan. Laporan yang dibuat pun dibagi menjadi tiga yaitu, bulanan, semester hingga tahun. Sejumlah informasi pun bisa diperoleh dan didapatkan dari bermacam sumber yang selama ini telah dicatat dan analisa.

Nah, itulah penjelasan tentang administrasi bk yang bisa dipelajari dan dipahami terlebih dahulu. Intinya yang paling penting dalam administrasi tersebut yaitu kerjasama semua pihak yang terlibat di dalamnya. Menjadikan sistem dari administrasi tersebut bergantung antara satu dan lainnya.

Tujuan Layanan BK (Bimbingan Konseling)

Berikut ini adalah tujuan dari pemberian bantuan dan konseling kepada siswa di Madrasah atau sekolah: Membantu siswa dalam mengembangkan diri secara maksimal.

  • Membantu siswa bersosialisasi dan memperhatikan kebutuhan mereka.
  • Membantu anak dalam mengembangkan motivasi dan keinginan untuk belajar.
  • Mendorong pengarahan diri sendiri, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan di dalam kelas.
  • Kembangkan seperangkat sikap dan nilai yang holistik, dan puaslah dengan keadaan hidup seseorang.
  • Membantu siswa dalam memahami perilaku manusia.
  • Memberikan bantuan kepada siswa dalam mencapai kepuasan diri.
  • Membantu siswa dalam menjaga keseimbangan yang sehat dari komponen fisik, spiritual, emosional, dan sosial dalam kehidupan mereka.
  • Membantu siswa dalam mewujudkan potensi penuh mereka di kelas dan di masyarakat.

Sedangkan bimbingan dan konseling siswa berfungsi antara lain untuk memberikan pemahaman, pencegahan, pemeliharaan, dan pengembangan.

Jenis-Jenis Layanan Konseling Beserta Contoh Formatnya

Adapun beberapa jenis konseling dan contoh format pendukungnya yang perlu diketahui oleh Konselor, silahkan lihat di bawah ini:

Konseling individual

Konseling individu adalah proses interaktif yang mengarah pada modifikasi perilaku, konstruksi pribadi, kemampuan mengatasi masalah hidup, dan kemampuan mengambil keputusan melalui hubungan yang unik antara guru bimbingan dan konseling atau konselor dengan siswa/konselor.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (152.1 kB)

Konseling kelompok

Konseling kelompok adalah jenis konseling yang disampaikan kepada sekelompok siswa/konselor dalam lingkungan kelompok, dengan menggunakan dinamika kelompok untuk belajar dari pengalaman satu sama lain sehingga siswa/konselor dapat mengatasi tantangan.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (19.9 kB)

Bimbingan kelompok

Pemberian dukungan kepada siswa/konselor dalam kelompok kecil yang terdiri dari dua sampai sepuluh orang dengan tujuan menghindari masalah, mempertahankan nilai, atau mengembangkan keterampilan hidup yang dibutuhkan dikenal sebagai bimbingan kelompok.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan (Sosiodrama, Psikodrama, Homeroom, Bibliotherapy dan Diskusi Kelompok) – Unduh (297.7 kB)

Bimbingan Klasikal

Bimbingan klasik adalah kegiatan pelayanan yang diberikan kepada sekelompok siswa/konselor di kelas satu satuan studi dalam bentuk pertemuan tatap muka antara guru bimbingan dan konseling atau konselor.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (90.6 kB)

Bimbingan Kelas Besar atau Lintas Kelas

Bimbingan kelas besar/lintas kelas adalah layanan bimbingan tradisional yang melibatkan siswa/konseli dari banyak kelas pada tingkat kelas yang sama dan/atau sesuai dengan tujuan layanan.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (32.5 kB)

Konsultasi

Bimbingan dan Konseling Instruktur dan konselor menggunakan konsultasi untuk memberikan wawasan, memberikan ide, dan memperdalam pemahaman. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kasih sayang dan kepedulian, serta pemahaman dan dukungan bersama untuk pemecahan masalah siswa. Pengajar mata pelajaran, guru mata pelajaran, orang tua, pimpinan unit, dan pihak lain yang berkepentingan semuanya termasuk dalam kata “konsultasi”.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (11.8 kB)

Kolaborasi

Kolaborasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu tindakan yang melibatkan pembentukan kerjasama antara profesional atau orang yang kompeten, terutama antara guru bimbingan dan konseling atau konselor dan profesional lainnya. Hal ini juga dapat terjadi antara guru topik dan ahli lainnya (psikolog, guru), atau antara konselor dan individu atau lembaga berpengetahuan lainnya (orang tua, universitas).

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (12.6 kB)

Alih Tangan Kasus

Tindakan mengalihkan penanganan kesulitan siswa/konselor dari satu pihak ke pihak lain yang lebih berwenang dan lebih berpengetahuan disebut dengan transfer kasus. Karena kompetensi dan kewenangannya baik di sekolah (guru mata pelajaran) maupun di luar sekolah (konselor), instruktur bimbingan dan konseling atau konselor mengalihkan kasus kepada pihak lain (psikolog, dokter, psikiater).

Guru bimbingan dan konseling atau konselor, sebaliknya, menerima kasus siswa dari wali kelas, guru mata pelajaran, dan administrator sekolah. Guru bimbingan dan konseling atau konselor harus menyusun kelengkapan kegiatan berupa format pelaksanaan dan laporan pemindahan kasus selama pelaksanaan pemindahan kasus.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (23.4 kB)

Kunjungan Rumah

Kunjungan rumah adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling atau konselor untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, memperjelas masalah, berdiskusi, dan berkolaborasi. Diskusi tatap muka dengan orang tua/wali siswa/konselor di tempat tinggal yang bersangkutan adalah salah satunya.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (255.1 kB)

Advokasi

Layanan advokasi membantu siswa dan konseli yang mengalami perlakuan tidak mendidik, tidak benar, diskriminatif, malpraktek, kekerasan, pelecehan, dan perlakuan kriminal dengan mempengaruhi pikiran, perasaan, dan tindakan mereka. Mereka membantu siswa dalam mencapai potensi penuh mereka.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (39.7 kB)

Konferensi Kasus

Konferensi Kasus memungkinkan siswa dan karyawan untuk mendiskusikan dan menemukan jawaban atas tantangan yang mereka hadapi di sekolah, tempat kerja, atau di rumah dalam suasana tatap muka dengan orang-orang yang dapat memberikan informasi, kenyamanan, dan dedikasi.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (48.1 kB)

Peminatan

Spesialisasi adalah proses siswa/konseli membuat pilihan dan keputusan mengenai peminatan dalam pembelajaran berdasarkan penilaiannya terhadap potensi diri dan peluang yang tersedia. Tujuan peminatan adalah membantu peserta didik/konselor mencapai keberhasilan proses dan hasil belajar, serta pertumbuhan yang optimal, guna mencapai kemandirian.

  • Format RPL, Skala Kepuasan Konseli dan Laporan – Unduh (40.7 kB)

Unduh Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)

Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) BK adalah dokumen yang menguraikan bagaimana guru BK (konselor) akan memberikan layanan kepada siswa berdasarkan tema tertentu. Dengan RPL BK yang dibangun secara menyeluruh, instruktur BK akan dapat menjadi pemandu dan menetapkan tujuan dari layanan yang ditawarkan. Silakan gunakan tautan berikut untuk mendapatkan Rencana Implementasi Layanan (RPL):

Kelas 7 Semester 1

Kelas 7 Semester 2

  • Masa Remaja dan Perubahannya – Simpan
  • Pentingnya Motivasi Belajari – Simpan
  • Manusia Sebagai Makhluk Sosial – Simpan
  • Bersyukur dengan Hati Yang Ikhlas – Simpan
  • Nilai Suatu Sikap Kejujuran – Simpan

Kelas 8 Semester 1

  • Dahsyatnya Keutamaan Bersyukur – Simpan
  • Belajar Kelompok Efektif – Simpan
  • Explorasi Bakat Secara Mandiri – Simpan
  • Motivasi Berprestasi – Simpan
  • Cara Belajar Efektif Dan Efisien – Simpan
  • Strategi Belajar Sesuai Gaya Belajar – Simpan
  • Etika Pergaulan Dengan Teman Sebaya – Simpan
  • Sikap Sopan Santun Dalam Kehidupan – Simpan
  • Stop Bullying – Simpan
  • Membangun Rasa Percaya Diri – Simpan

Kelas 8 Semester 2

  • Mind Mapping – Simpan
  • Kecerdasan Ganda – Simpan
  • Cara Kerja Otak Kiri dan Otak Kanan – Simpan
  • Menyontek, Penyebab dan Solusinya – Simpan
  • Dampak Pacaran Dikalangan Remaja – Simpan

Kelas 9 Semester 1

Kelas 9 Semester 2

  • Etika dan Budaya Tertib Berlalu Lintas – Simpan
  • Profesi di Dunia Kerja – Simpan
  • Stress dan Cara Mengatasinya – Simpan
  • Pilihan Karir Setelah Lulus SMP-MTs – Simpan
  • Pentingnya Menjaga Kesehatan Tubuh – Simpan

Penutup

Pada kegiatan Bimbingan Konseling, kelengkapan administrasi sangatlah diperlukan sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan. Tanpa adanya berkas pendukung maka kegiatan BK pun tidak akan berjalan sesuai prosedur. Oleh karena itulah bagi para konselor sebaiknya melengkapi berkas administrasi BK sesuai dengan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More