Website Edukasi No. 1

Belajar Pengertian, Ciri, dan Contoh Kalimat Persuasif

Apakah anda sudah pernah mendengar tentang kalimat persuasif? Kalimat satu ini menjadi satu dari beberapa jenis kalimat yang biasanya dipelajari dalam Bahasa Indonesia. Di jenjang SMA biasanya akan belajar tentang materi ini. Lalu jika anda ingin melanjutkan kuliah dan mendapatkan mata kuliah Bahasa Indonesia, pastinya anda juga belajar tentang contoh kalimat persuasif dan pengertiannya.

Kalimat persuasif memang sangat menarik dan penting untuk dipelajari. Tak jarang, anda juga menemukan contoh kalimat persuasif iklan. Kalimat persuasif banyak sekali digunakan dalam kegiatan sehari-hari, seperti digunakan dalam kegiatan promosi di berbagai media. Sudah pasti penggunaan kalimat satu ini menjadi hal wajib. Hal tersebut karena ciri dan tujuan kalimat persuasif memang tepat jika diterapkan di dalam kalimat iklan.

Mungkin anda seorang pebisnis dan membutuhkan teknik promosi yang bagus, anda bisa juga gunakan contoh paragraf persuasi singkat sesuai kebutuhan. Setidaknya anda dapat menyusun kalimat iklan yang sesuai dan efektif sehingga anda tak perlu menggunakan jasa orang lain. paling tidak, jika anda belajar tentang kalimat persuasif – anda juga bisa mengetahui mengapa kalimat iniada dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya. Di dalam artikel ini, anda juga bisa dapatkan informasi seputar contoh kata kata persuasif.

advertisement

Memahami apa itu kalimat persuasif

Sebelum anda bisa mengetahui informasi lebih detail terkait kalimat persuasif, pastikan anda belajar tentang pengertiannya terlebih dahulu. Memahami pengertiannya bisa menjadi tahap awal dan dasar yang penting jika bisa anda lakukan. Seperti saat anda ingin bersepeda, anda harus mengerti dan paham sepeda ini apa dan bagaimana anda bisa menggunakannya. Setelah anda memahaminya, anda bisa gunakan berbagai contoh kalimat persuasif dalam iklan, jika anda ingin membuat iklan dengan kalimat persuasif yang bagus.

Yang dimaksud dengan kalimat persuasif merupakan salah satu jenis kalimat yang dipakai dengan tujuan untuk mengajak, meyakinkan, membujuk, ataupun merayu pembaca agar dapat melakukan suatu aktivitas atau perbuatan tertentu dari penulisnya. Singkatnya, kalimat persuasi dapat juga diartikan sebagai kalimat dengan tujuan untuk mengajak seseorang agar bisa melakukan sesuatu atau mempunyai satu pendapat yang sama.

Nantinya kalimat akan disusun sedemikian rupa supaya memberikan pengaruh ajakan kepada para pembaca menjadi lebih efektif. Nantinya pembaca dapat melakukan apa yang tertulis di dalam kalimat tersebut. Jadi, kalimat persuasif adalah kalimat yang sebagian besar mengandung ajakan tertentu yang ingin dicapai oleh penulisnya.

Karakter kalimat tersebut membuat kalimatnya sering memakai kata-kata yang mempunyai arti seperti memerintah. Namun hanya secara tersirat, sehingga tidak memberikan kesan memaksa di dalam kalimat tersebut. Para pembaca akan merasa ajakan tersebut secara halus dan merasa nyaman dengan ajakan di dalam kalimat lalu bisa mengikuti apa saja yang tertulis di dalamnya. Tak heran jika kalimat persuasif dalam iklan dibuat dengan sangat menarik dan menggiurkan.

Semakin tepat dalam menulis kalimat persuasif, maka akan semakin banyak orang yang melakukan hal yang sudah dimuat di dalam kalimat tersebut. Tak heran jika banyak  yang menggunakan kalimat ini di dalam kegiatan promosi atau iklan, langsung saja cek contoh kalimat persuasif. Anda bisa lihat contohnya di Instagram, YouTube, TV, Brosur, dan masih banyak lainnya. Pada dasarnya mereka semua menggunakan kalimat yang disusun secara persuasif.

Apa saja ciri-ciri kalimat persuasif

Selain banyak dipakai dalam iklan, kalimat persuasi dapat digunakan dalam kampanye. Bahkan dalam kampanye apapun, tak hanya sebatas kampanye politik saja. Kalimat ini sudah banyak digunakan dalam kampanye di media sosial, seperti kampanye untuk mengajak selalu rajin beribadah, berbuat baik, menjaga lingkungan, dan masih banyak lainnya.

Ketika sudah memahami apa itu kalimat persuasif secara benar, anda bisa menggunakannya di waktu yang tepat untuk memberikan manfaat yang besar untuk anda. Agar anda menjadi lebih bagus dalam menulis kalimat ini, anda bisa kenali beberapa cirinya seperti di bawah ini. Sehingga ketika menulis kalimat persuasif dalam iklan, anda bisa menyusunnya dengan baik dan benar.

1. Mempunyai makna ajakan

Ciri khas utama yang ada di dalam kalimat persuasif adalah mengandung ajakan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya jika kalimat ini dibuat dengan tujuan untuk ajakan, membujuk, dan merayu pembaca. Kalimat yang sudah disusun dengan baik supaya tujuan bisa disampaikan dengan baik.

2. Anda bisa gunakan tanda seru

Kalimat persuasif memang kebalikan dari kalimat imperatif yang mengajak pembaca secara langsung. Persuasif bersifat ajakan secara halus, makna untuk mengajak pembaca memang agak samar namun bisa dipahami. Meski demikian, anda bisa tambahkan tanda seru dalam kalimat tersebut. Anda juga bisa pelajari jenis jenis paragraf persuasif yang banyak menggunakan tanda seru.

Tentunya jika memang dibutuhkan, dam biasanya tidak bertujuan untuk memerintah, namun memberikan semangat. Agar pembaca bisa melakukan ajakan yang ada di kalimat tersebut. Bahkan anda juga bisa temukan kalimat persuasif dalam negosiasi.

3. Banyak digunakan untuk acara promosi

Kalimat yang disusun dengan menggunakan teknik persuasif lalu erat dengan adanya kegiatan promosi atau iklan. Nyaris tak ada kalimat promosi yang dapat terbebas dengan kalimat jenis ini. Tak heran jika setiap orang yang ingin memasang iklan, sangat penting untuk mempelajari teknik menulis persuasi yang benar dan sesuai,

4. Susun kalimat dengan cara kreatif

Ciri khas lain yang ada di dalam kalimat jenis persuasif adalah menyusunnya dengan cara kreatif dan menarik. Intinya Tak hanya disusun dan menyampaikan maksud dari para penulisnya apa adanya. Namun kalimat tersebut juga disusun sedemikian rupa supaya menjadi lebih menarik. Tujuannya agar dapat menangkap perhatian para pembaca untuk membaca kalimat anda secara tuntas. Lalu diharapkan pembaca dapat mengeksekusi apa saja yang ditulis di dalamnya, tidak harus langsung namun bisa juga di kemudian hari atau masa depan.

Banyak cara kreatif yang sering dipakai penulis saat menyusun kalimat dalam bentuk persuasi adalah dengan cara membuat kalimat yang berima. Sama halnya seperti pantun sehingga membuatnya lebih enak saat dibaca dan didengar. Banyak juga yang menggunakan kalimat candaan sehingga bisa membuat pembaca ikut tertawa tanpa mengurangi unsur ajakan di dalam kalimat tersebut.

5. Mengandung unsur ajakan

Ciri lainnya di dalam kalimat persuasi adalah menggunakan kata yang mempunyai makna ajakan. Tepatnya kata ajakan yang membuat pembaca bisa menyadari ajakan tersebut saat membacanya, missal menggunakan kata mari, yuk, dll Anda bisa dapatkan beberapa contoh kalimat persuasif di bawah ini.

Contoh kalimat persuasif yang benar

  • Ayo belajar dengan giat agar kita bisa sukses di masa depan
  • Ayo menanam pohon untuk menyelamatkan planet kita
  • Mari kita berbuat baik kepada sesama di lingkungan kita!
  • Ayo berolahraga teratur agar tubuh selalu sehat!
  • Marilah makan-makanan yang bergizi dan sehat!
  • Ayo selalu terapkan pola hidup sehat selama pandemi!
  • Mari semuanya dukung proses reboisasi agar tanah longsor bisa dihindari!
Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More