Website Edukasi No. 1

Kalimat Persuasif – Pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya!

Kalimat persuasif ini pada umumnya memang sering kita temukan di lembaran brosur, pamflet dan juga poster, yang mana sifatnya untuk mengiklankan. Selain itu, didalam kalimat persuasif ini ada makna seperti perintah, akan tetapi disampaikan dengan tidak langsung atau tersirat. Kemudian kalimat persuasif adalah kalimat yang sifatnya tidak memaksa dan inilah yang membedakan antara kalimat persuasif dengan kalimat imperatif. Untuk lebih jelasnya maka Anda dapat lihat seperti berikut ini.

Apa Itu Kalimat Persuasif?

advertisement

Sebelum membahas lebih lanjut tentang kalimat persuasif maka ada baiknya jika Anda mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Jadi, kalimat persuasif adalah kalimat yang memiliki tujuan untuk bisa menyakinkan dan juga membujuk orang lain agar mau mengikuti ataupun membeli produk yang nantinya diiklankan.

Oleh karena itu, sangat penting buat kita untuk memahami tentang kalimat persuasif. Selain memang untuk bisa memudahkan pada saat membujuk seseorang. Dengan memahami kalimat persuasif ini tentu saja berguna untuk memahami bahasa iklan agar tidak termakan oleh iklan tersebut, yang mana terkadang memiliki hiperbola.

Fungsi Kalimat Persuasif

Tahukah Anda bahwa setiap jenis-jenis kalimat tentu memiliki fungsi tersendiri. Begitu pula dengan kalimat persuasif, yang mana fungsinya yaitu untuk membujuk dan juga mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Berikut ini ada beberapa fungsi dari kalimat persuasif yang bisa Anda lihat :

  • Dapat digunakan untuk bahan promosi. Jadi, dengan membuat kalimat promosi tentu akan dapat menarik banyak konsumen atau pelanggan terhadap suatu produk.
  • Kalimat persuasif dijadikan sebagai kalimat perintah, yang mana nantinya akan digunakan untuk memberikan perintah dengan secara langsung kepada seseorang.
  • Kalimat persuasif ini juga dapat digunakan untuk membentuk sebuah paragraf persuasif.

Struktur Kalimat Persuasif 

Didalam kalimat persuasif tentu ada banyak hal yang harus diketahui, salah satunya mengenai struktur kalimat persuasif. Apa saja itu, berikut ini informasinya :

1. Pengenalan Isu

Untuk struktur yang pertama yaitu pengenalan isu. Jadi, penulis nantinya dapat menjelaskan terlebih dahulu tentang isi sebagai pengantar. Selain itu, di dalam pembahasan inilah topik dasar dari kalimat persuasif akan dimunculkan dan akan dikuatkan lagi dengan struktur berikutnya yakni rangkaian argument.

2. Rangkaian Argumen

Didalam struktur rangkaian argument ini pada biasanya akan mengemukakan pandangan penulis mengenai topik dasar. Yang mana pada sebelumnya sudah dijabarkan pada struktur kalimat persuasif yakni pengenalan isu. Untuk itu, pada poin ini penulis harus dapat menguatkan argumen dengan data dan fakta mengenai topik yang diangkat.

3. Kalimat Ajakan

Seperti yang Anda ketahui tentang fungsi kalimat persuasif ini, yang mana nantinya penulis harus bisa mendorong dan juga mengajak pembaca atau penonton untuk melakukan aksi tertentu sesuai dengan topik yang ditampilkan. Misalnya contoh kalimat persuasif ajakan seperti “ayo belajar dengan giat dari sekarang, agar bisa sukses di kemudian hari!”.

4. Penegasan

Pada bagian ini, para penulis memang harus bisa menekankan ataupun menegaskan lagi mengenai kalimat ajakan sehingga para calon konsumen ataupun pembaca menjadi yakin

Untuk itu, dapat disimpulkan bahwa kalimat persuasif adalah kalimat yang memiliki sifat mendorong atau membujuk secara halus sehingga para pembaca ataupun calon pembeli bisa membeli produk yang ditawarkan.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More